Balanced Scorecard (BSC) Sebagai Alat Pengukur Kinerja Manajemen Dalam Pengembangan Strategi Perusahaan

Authors

  • Utami Puji Lestari Universitas Sunan Giri Surabaya

Keywords:

performance, performance appraisaⅼ, balanced scorecard, strategy

Abstract

Performance measurement pays an important roe in the business word, because by measuring performance it can be seen the effectiveness of the determination of a strategy and its impementation within a certain period of time. Performance measurement can detect weaknesses or deficiencies that stiⅼⅼ exist in the company, for further improvement in the future. The Ba1anced Scorecard provides a company performance measurement too that incudes four perspectives, namey financia perspective, customer perspective, interna business perspective, and growth and earning perspective. Furthermore, the resuts of these performance measurements can be used to deveop company strategies so that companies can impement them comprehensivey, both from a financia and non-financia perspective.

References

Darmawan, D. (2003). Teori Pengambilan Keputusan. Universitas Atmajaya, Yogyakarta.

Darmawan, D. (2008). Sistem Informasi Manajemen. Badan Penerbit Mahardhika, Surabaya.

Herwiyanti, E. & T. Djiwanto. (2006). Penggunaan Balance Scorecard Sebagai Alat Kinerja Manajemen. JEBA (Jurnal Ekonomi, Bisnis dan Akuntansi) Volume 8 No. 1. Penerbit: ISEI dan FE Unsoed Purwokerto. Maret: 51-56

Kaplan, R. S. & D. P. Norton. (1996). Balance Scorecard: Menerapkan Strategi Menjadi Aksi. Penerbit Erlangga. Jakarta.

Khasanah, H., S. Arum, D. Darmawan. (2010). Pengantar Manajemen Bisnis. Spektrum Nusa Press, Jakarta.

Mulyadi. (1997). Akuntansi Manajemen: Konsep Manfaat dan Rekayasa. Edisi 2. Bagian Penerbitan STIE YKPN.

Mulyadi. (1999). Strategic Management System Dengan Pendekatan Balanced Scorecard, Usahawan, No 02, Tahun XXVIII, Februari, Halaman 39-46.

Mulyadi. (2001). Balanced Scorecard: Alat Manajemen Kontemporer untuk Pelipatganda Kinerja Keuangan Perusahaan. (edisi ke-2). Jakarta: Salemba Empat.

Murphy, K. & R. Russell. (2002). To Beat the odds against succesful CRM, Use Gartner’s CRM Process map together with the Balanced Scorecard framework, Report Internet, July 2002.

Sinambela, E. A. & D. Darmawan. (2011). Analisis Dampak Penerapan Sistem Informasi Akuntansi terhadap Kualitas Laporan Keuangan melalui Sistem Pengendalian Internal Sebagai Variabel Intervening, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 1(1), 18-29.

Srimindarti, C. (2008). Balanced Scorecard sebagai Alternatif untuk mengukur kinerja. http://id-jurnal.blogspot.com

Yuwono, S. (2002). Petunjuk Praktis Penyusunan Balanced Scorecard: Menuju Organisasi Yang Berfokus Pada Strategi, Jakarta, PT Gramedia Pustaka Utama.

Wahyudi, I, D. Bhaskara, D. Darmawan, Hermawan & N. Damayanti. (2006). Kinerja Organisasi dan Faktor-Faktor Pembentuknya, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, 4(2), 95-108.

Published

2014-01-31

How to Cite

Balanced Scorecard (BSC) Sebagai Alat Pengukur Kinerja Manajemen Dalam Pengembangan Strategi Perusahaan. (2014). Jurnal Ekonomi Dan Bisnis, 4(1), 8-16. https://ebis-jurnal.unsuri.ac.id/index.php/ebis/article/view/77